buy cheap viagraviagra ukbuy cheap viagrabuy viagraonline casinoviagraviagraviagra onlineviagraviagraviagra online generic Artikel | Pesantren KHZ Musthafa Sukamanah - Part 4
Gallery
411924_423341251043265_1045285041_o 474362_399682266742497_438937305_o 216700_106191306131357_583848_n 206333_106196349464186_1778623_n
Statistik Web
  • 19070Total visitors:
  • 11Visitors today:
  • 39Visitors yesterday:
  • 348Visitors last week:
  • 1202Visitors per month:
  • 48Visitors per day:
  • 0Visitors currently online:

Artikel

Khutbah Idul Adha

خطبة عيد الأضحى ” ألأولى

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الله أكبر  9 × . الله أكبر كبيرا والحمدُ لله كثيرا وسبحانَ اللهِ بُكرةً وأصيلاً . لا إلهَ إلاّ اللهُ وحدَه, صدَقَ وعدَه ، ونصَر عبدَه ، وأعَـزَّ جُندَه ، وهزَم الأحزابَ وحدَه ، لا إلهَ إلاّ اللهُ هو اللهُ أكبر، الله أكبر ولله الحمدُ . الحمدُ للهِ ، نحمَدُه ونستعينُه ونستغفِرُه ، ونعُوذُ باللهِ من شُرورِ أنفُسِنا ومِن سيّئـاتِ أعمالِنا ، من يَهدِه اللهُ فلا مُضِلَّ له ومن يُضلِلْ فلا هادِيَ له . وأشهدُ أن لا إلهَ إلاّ اللهُ وحدَه لا شريكَ له ، وأشهَدُ أنّ محمّداً عَبدُه ورسولُه.  اللّهمّ صلَّ وسَلِّم وبارِكْ على هذاالنبيِّ الكريمِ سيِّدنا محمّدٍ وعلى آله وصحابتِهِ. معاشِرَ المسلمينَ !  أوصِيكُم ونفسِى بتقوَى الله فقد فاز المتّقونَ . أعوذ بالله من الشيطان الرجيم بسم الله الرحمن الرحيم: وَقَالَ إِنِّي ذَاهِبٌ إِلَى رَبِّي سَيَهْدِينِ (99) رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ (100) فَبَشَّرْنَاهُ بِغُلَامٍ حَلِيمٍ (101) فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَى قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ (102) فَلَمَّا أَسْلَمَا وَتَلَّهُ لِلْجَبِينِ (103) وَنَادَيْنَاهُ أَنْ يَا إِبْرَاهِيمُ (104) قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ (105) إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْبَلَاءُ الْمُبِينُ (106) وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ (107) وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآَخِرِينَ (108) سَلَامٌ عَلَى إِبْرَاهِيمَ (109) كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ (110) إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ (111) الصافات Continue reading

Bersahabat dengan Hujan

Malam itu hujan, sementara jarak tanggerang – Jakarta masih teramat jauh. Sempat saya menunggu sejenak dan berharap hujan mau berlalu dan membiarkan saya pergi. Tapi ternyata hujan memilih bersahabat dan menemani perjalanan saya malam itu.Tidak nyaman memang, tapi mau bagaimana lagi. Karena pada akhirnya saya dan sepeda motor saya harus rela memberi tumpangan kepada hujan sampai ke jakarta. Selama dalam perjalanan hati saya bertanya, apakah hikmah yang saya bisa petik dari perjalanan ini? Continue reading

Jurumiyah BAB X ( المَفْعُوْلُ بِهِ )

Ta’rif Maf’ul Bih

Maful bih secara bahasa berarti sesuatu yang dikenai pekerjaan. Sedangkan menurut ahli nahwu maful bih itu adalah:

وَ هُوَ الإِسْمُ المَنْصُوْبُ الَّذِى يَقَعُ بِهِ الفِعْلُ

Adalah isim yang dinashabkan yang mejadi sasaran atau objek fiil (pekerjaan). Contoh:

سَرَقَ السَّارِقُ الأَمْتِعَةَ                 يُعَلِّمُ المُدَرِّسُ التَّلَامِذَ                عَالَجَ الطَّالِبُ المَرِيْضَ

يَسْتَذْكِرُ الطَّالِبُ الدُّرُوْسَ             تُسَاعِدُ البِنْتُ اُمَّهَا

الأَمْتِعَةَ   : مَفْعُوْلٌ بِهِ وَهُوَ مَنْصُوْبٌ وَ عَلَامَةُ نَصْبِهِ فَتْحَةٌ ظَاهِرَةٌ فِى الاَخِرِ لِاَنَّهُ جَمْعُ التَّكْثِيْرِ

المَرِيْضَ  : مَفْعُوْلٌ بِهِِ وَهُوَ مَنْصُوْبٌ وَ عَلَامَةُ نَصْبِهِ فَتْحَةٌ ظَاهِرَةٌ فِى الاَخِرِ لِاَنَّهُ اِسْمٌ مُفْرَدٌ

Materi maful bih Continue reading

Bila tiba saatnya kita menghadap Allah

kalau kebahagian hidup bagi seseorang itu ada pada harta yang banyak. Maka, lelaki itu adalah orang yang paling berbahagia, sebab ternyata ia adalah orang terkaya di negerinya setelah sang raja. Dan sekiranya kebahagian hidup itu ada pada istri yang cantik lagi baik. maka lelaki itu adalah juga orang paling berbahagia, sebab istrinya adalah wanita terbaik dan tercantik di negerinya. Dan seandainya kebahagian hidup ada pada anak-anak yang lucu dan pintar. Maka sekali lagi, lelaki itu adalah orang yang paling berbahagia, sebab dari istrinya yang cantik itu lahirlah anak-anak yang lucu juga pintar. Continue reading

Filosofi jempol

Siapa yang tak kenal jempol, saya yakin kita semua mengenalnya. Karena memang masing-masing kita memilikinya, kecuali jika kita termasuk orang yang memiliki keterbatasan secara fisik. Tapi walaupun demikian, kita pasti tetap bisa mengenalinya.Ya, dialah salah satu jari yang memang tampak terlihat tak lebih cantik dari jari-jari yang lainnya. Dia terlihat lebih pendek dan gendut. Dan dia juga terpisah jauh dari semua jari-jari. Tapi walaupun begitu, justru karenanya sebuah genggaman akan terasa lebih kuat dan mengikat. Continue reading

Antara Aku Kamu dan Ramadhan Kita

Entah di ramadhan tahun ke berapa. Yang jelas ketika itu saya masih bekerja di sebuah perusahaan jasa parkir yang berkantor di daerah grogol. Dan berhubung saya hanya pegawai lapangan, maka pihak kantor menempatkan saya  di sebuah pusat perbelanjaan di daerah Jakarta timur yang letaknya hanya beberapa meter dari terminal yang katanya sebagai terminal terbesar di Jakarta. Continue reading

Psikologi Ramadhan

Kalau dalam tulisan yang sebelumnya (karena Allah sayang kamu) dikatakan, bahwa ramadhan adalah cara, cara bagaimana Allah mendidik hambanya untuk menjadi lebih baik dan tidak nakal lagi. Maka itu adalah benar adanya, karena memang pernyataan tersebut berangkat dari firman-Nya, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”.(QS. Al-Baqarah : 183) Continue reading

Jurumiyah BAB IX Pail

A.    Ta’rif Fail

Fail menurut bahasa suka diartikan “pelaku pekerjaan”, dan merupakan seghat isim fail dari فَعَلَ- يَفْعِلُ. Adapun fail menurut ilmu nahwu adalah:

اِسْمٌ مَرْفُوْعٌ بَعْدَ فِعْلٍ مَعْلُوْمٍ وَ دَلَّ عَلَى الّذِى فَعَلَ الفِعْلَ اَوْ اِتَّصَفَ بِالفِعْلِ

Isim yang dikenai hukum I’rab rafa’ terletak setelah fiil ma’lum dan yang menunjukan pada pelaku fiil atau yang tersifati oleh fiil. Continue reading

Mungkin kita belum sepenuh hati mempercayainya

Dahulu ada dua orang yang masuk islam di hadapan Rasulullah saw. tak lama kemudian, salah satu dari kedua orang itu gugur syahid dalam satu peperangan. Sementara yang satunya lagi, baru meninggal satu tahun kemudian. Thalhah bin Ubaidillah bermimpi dan mengatakan, “Dalam mimpi aku melihat yang meninggal belakangan, yang lebih dulu dimasukkan ke syurga sebelum yang mati syahid pertama.” Lalu esok harinya thalhah menyampaikan mimpinya itu kepada Rasulullah saw. Rasul bersabda, Bukankah yang meninggal belakangan itu telah berpuasa di bulan Ramadhan, dan shalat 6000 rakaat ini dan itu, lalu juga melaksanakan shalat sunnah? Dalam Riwayat lain Rasulullah saw mengatakan, “Bukankah ia telah memasuli bulan Ramadhan dan ia puasa dan sujud dalam satu tahun itu? Lalu Rasulullah saw mengatakan, “Sesungguhnya jarak antara keduanya lebih jauh dari jarak antara langit dan bumi…” (HR. Ahmad) Continue reading