Lokasi
Pendiri & Penerus
Statistik Web
  • 23573Total visitors:
  • 78Visitors today:
  • 111Visitors yesterday:
  • 702Visitors last week:
  • 1580Visitors per month:
  • 89Visitors per day:
  • 1Visitors currently online:

Fosas Bukan Bentukan Ponpes Sukamanah

TASIK – Pondok Pesantren Sukamanah tidak membentuk Forum Santri dan Alumni Sukamanah (Fosas). Artinya pernyataan Ketua Fosas Dr H Tatang Farhanul Hakim MPd yang menyatakan Fosas mencabut dukungan ke Bupati Tasikmalaya H Uu Ruzhanul Ulum tidak ada kaitan dengan Ponpes KHZ Mustafa ini. Ponpes yang ada di Kecamatan Sukarame itu tetap bersikap netral kepada bupati.

Hal ini ditegaskan oleh pengurus Ponpes Sukamanah H Yusuf Hazim sekaligus cucu dari KH Zainal Mustafa saat ditemui Radar di Bale Kota Tasikmalaya, Rabu (29/1).

Keluarga besar Ponpes Sukamanah, kata dia, tidak ada yang merasa mendirikan Fosas sebagai wadah alumni ponpes. “Berdirinya Fosas itu bukan atas rekomendasi dari keluarga besar Pondok Pesantren Sukamanah. Hanya didirikan oleh orang-orang yang memiliki kepentingan dan memanfaatkan nama besar Pondok Pesantren Sukamanah untuk meraih keuntungan. Dengan kata lain Fosas itu ilegal,” ujarnya.

Ponpes Sukamanah, kata dia, tidak memiliki organisasi alumni. Ponpes KHZ Mustafa ini memegang prinsip memberikan maslahat kepada semua golongan. Tidak hanya terpaku pada satu golongan. “Tidak ada ikatan alumni di pesantren KH Zainal Mustofa Sukamanah ini. Karena pada prinsipnya pesantren Sukamanah ini milik semua umat,” tegas dia.

Selain itu, dia menjelaskan keluarga besar Ponpes Sukamanah tidak pernah melakukan pertemuan tahunan di Cipatujah pada Sabtu (18/1) seperti yang disebutkan Fosas. “Dalam hal ini kami dari keluarga pesantren bersikap netral. Jadi salah besar kalau ada pernyataan Sukamanah mencabut dukungan untuk bupati (Uu). Dan ini juga perlu saya sampaikan bahwa keluarga pesantren tidak pernah mengadakan pertemuan dengan alumni di Cipatujah. Apa lagi mengeluarkan fatwa semacam itu,” katanya.

Menurut dia, Ponpes Sukamanah adalah cikal bakal dari semua pesantren yang ada di Tasikmalaya ini. Nama besar Sukamanah inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh orang-orang yang memiliki kepentingan. “Bagi saya Pesantren Sukamanah ini segala-galanya. Jangan sampai karena adanya kepentingan politis situasi menjadi (tidak) kondusif. Dan kami pribadi tidak pernah mengarahkan alumni atau santri untuk memilih siapa calon pemimpin mereka karena itu jadi hak masing-masing dan saya yakin mereka punya penilaian terbaik untuk memilih,” pungkasnya.(mg1)

Sumber Radar Tasikmalaya:
http://radartasikmalaya.com/component/content/article/30-the-community/23005-tetap-bersikap-netral-terhadap-uu

Copyright Pesantren di Tasikmalaya : PESANTREN KHZ MUSTHAFA SUKAMANAH.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 − 10 =