Lokasi
Pendiri & Penerus
Statistik Web
  • 13913Total visitors:
  • 33Visitors today:
  • 81Visitors yesterday:
  • 821Visitors last week:
  • 3102Visitors per month:
  • 113Visitors per day:
  • 1Visitors currently online:

JANGAN ADA DUSTA DAN PENGKHIANAT

Pada saat ini hal yang menjadi bahan pembicaraan dan headline news dan animo serta buah bibir masyarakat di Jawa Barat khususnya di Tasikmalaya, yang di motori orang yang sudah menyabet gelar dari perguruan tinggi, serentak merespon lowongan kerja lowongan CPNS. Antusiasme masyarakat terhadap CPNS sangat dahsyat dan luar biasa, terbukti disaksikan tempat-tempat yang dijadikan sentral menuju kesempurnaan syarat CPNS ramai dikunjungi. Akhirnya saatnya tiba pelaksannan test CPNS di Tasikmalaya dan sekitarnya, tepatnya tanggal 2 November 2009, yang dilaksannakan diberbagai sekolah dilingkungan Kabupaten Tasikmalaya diantaranya di sekolah lingkungan Cipasung dan Sukamanah. Penulis melihat dan menyaksikan orang-orang antusias, baik dari wilayah tasik bahkan ada dari luar Tasikmalaya diantaranya Ciamis, Banjar dan Banyumas memadati tempat-tempat yang sudah ditentukan sebagai lokasi test. Bahkan mereka sebelumnya rela mengantri di jalan karena macet sembari menikmati hujan yang terus menerus cukup deras mengguyur Singaparna dan sekitarnya. Sunguh panorama yang mengesankan ternyata animo masyarakat untuk menjadi PNS tidak diragukan lagi sangat dinantikan. Meskipun pada prakteknya para peserta tidak terlalu yakin untuk lolos menjadi PNS, karena banyaknya peserta yang ikut, akan tetapi kuota yang di perlukan sangan terbatas. ”Sugan sareng sugan we lulus teras janten PNS” ujar salah seorang calon peserta test. Sudah menjadi kenyataan dan kebiasaan bahwa yang diterima jadi PNS, yah berkisar 10 % dari jumlah yang mendaftar, berarti yang 90 % kemana yah! Kemana lagi kalau tidak lulus dan harus legowo rela menerima pengumuman hasil test tidak lulus dengan lapang dada, mungkin kesempatan belum berpihak dan menghampiri. Satu penomena yang menjadi perhatian public adalah sikap semangat dan gigih para CPNS yang penuh antusias mengikuti prosesi ritual tahunan ini. Tentunya ini harus direspon oleh para panitia dan pemegang kekuasaan dan kebijakan untuk lebih selektif dalam penerimaan calon pegawai negeri, artinya kualitas CPNS lah yang harus jadi bahan pertimbangan dan kelulusan. Rumor yang kurang sedap, terlepas benar tidaknya karena keterbatasan pengetahuan penulis, selalu saja terdengar bahwa bahwa calon pegawai negeri sipil yang akan menjadi pegawai negeri sipil, kebanyakannya sudah ditentukan orangnya melalui jalan pintas yaitu kedekatan seorang CPNS dengan salah seorang oknum yang tidak bertanggung jawab dan bermain tidak sportif, ujar penulis “ saya berfikir tidak mungkin terjadi hal tersenut” lanjut penulis kalau saja benar rumor tersebut ada dan terbukti dilapangan berarti test CPNS hanyalah ajang menghamburkan uang dan waktu plus ngabebenyoken. Kalau saja benar seperti itu berarti ritual CPNS hanyalah test Calon Padamel Nuturken Saderek. Ada lagi rumor yang santer bergeming di kalangan masyarakat, bahwa kalau ingin jadi PNS cukup ikut test dan mengirimkan sejumlah uang sekian puluh juta kepada seseorang, maka dengan mudah pekerjaan sebagai pegawai negeri sipil sudah sekian persen ada di tangan. Ujar penulis “ Saya tidak percaya ada peserta calon pegawai negeri sipil dan seseorang yang mempunyai kedudukan dan penentu dalam pengaturan PNS sanggup melakukan nista dan menjadi pengkhianat seperti itu” tidak percaya. Penulis yakin para peserta akan berlomba dan bermain positif. dan para penentupun akan jauh dari rumor miring tersebut demi mensukseskan test CPNS yang penuh dengan antusias masyarakat tersebut. Lanjut penulis kalau saja benar rumor tersebut ada dan terbukti dilapangan berarti test CPNS hanyalah permainan segelintir calon yang punya modal dan ajang angan-angan dan penghamburan tenaga, pikiran dan makan atinya orang yang tidak punya duit. Kalau saja benar seperti itu berarti ritual CPNS hanyalah test Calon Padamel Ngetruken Saku, iih mani sieun and kedah ditebihan pala wargi margi dosana bilih kacacanak terus. Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah jabatan yang mulia, sebagai salah satu bentuk pengabdian dan bakti terhadap Negara. Tentunya dalam proses pensuksesannya juga harus di tempuh dengan jalan yang baik dan mulia pula. Jangan ada dusta diantara kita, sungguh kejam mereka yang yang dusta dan berkhianat menyia-nyiakan jerih payah beribu-ribu orang yang rela mencurahkan perhatian dan bersusah payah. Akhirnya sebagai sosok rakyat jelata kami haturkan Selamat dan sukses kepada calon pegawai negeri yang diterima menjadi pegawai negeri, tentunya diharapkan pengorbanan dan antusiasnya dalam upaya membangun kondisi masyarakat, bangsa yang lebih baik. Bagi yang belum berkesempatan, mumkin belum waktunya. Yang terpenting sudah ada usaha namun tidak putus asa. Menjadi PNS bukan jaminan hidup, masih banyak peluang yang lain. Tentunya sama-sama mempunyai misi membangun Indonesia, Tasikmalaya yang lebih baik. Semoga ritual CPNS tahun ini, jauh dari kesan kolusi, korupsi dan nepotisme. Jangan ada dusta dan yang didustai serta jangan ada pengkhianat dan yang dikhianati. Dalam CPNS ini, semoga semuanya menjadi The WINNER (sang juara)!!!!!!!!!!! Para panitia menjadi the WINNER karena sukses melaksanakan tugas dengan segala mekanismenya. Yang menjadi PNS sama menjadi the WINNER karena sportif dan kualitasnya Yang belum beruntung sama menjadi the WINNER karena legowo, lapang dada dan tidak putus asa. Inagatlah Allah maha melihat, mengetahui segala perbuatan hambanya. * Penulis adalah salah seorang santri Pon Pest Perg KH. Zainal Musthafa Sukamanah dan peminat masalah sosial. (Oleh: Edi Bukhori)

Copyright: Pesantren Yayasan KH. Zainal Musthafa Sukamanah Tasikmalaya Jawa Barat Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − 7 =