Lokasi
Pendiri & Penerus
Statistik Web
  • 23430Total visitors:
  • 46Visitors today:
  • 73Visitors yesterday:
  • 663Visitors last week:
  • 1437Visitors per month:
  • 88Visitors per day:
  • 0Visitors currently online:

Manusia Pertama Yang Diciptakan

Membaca dan mempelajari kitab Injil (Perjanjian Lama) dengan teliti, maka kita akan mengetahui, berapa lama rentang waktu antara munculnya ( nabi ) Adam ( a.s ) diciptakan sampai ke tahun 1 masehi. Kita akan mendapatkan angka 4168 tahun. Angka ini adalah valid, karena Perjanjian Lama menulis kisah mulai dari Adam sampai kedatangan Yesus dengan teliti dan cermat, berapa usia saat melahirkan dan saat wafat direntang generasi Adam hingga Yesus, dicatat dengan cermat oleh kitab Perjanjian Lama. Angka 4168 tahun kita dapatkan dengan uraian sbb:

Rentang waktu antara Adam diciptakan sampai peristiwa banjir besar dizaman ( nabi ) Nuh ( a.s ) adalah 1656 tahun. ( Kejadian 5:1-32 dan 7:11-24 ). Saat peristiwa banjir, usia Nabi Nuh 600 tahun.

Rentang waktu dari peristiwa banjir besar Nuh sampai peristiwa bencana Sodom-Gomora dizaman Nabi Ibrahin a.s  dan Nabi Luth a.s adalah 390 tahun. ( Kejadian 11:10-26, 18:1-33 dan 19:1-29 ). Lot ( Nabi Luth ) adalah keponakan Ibrahim, keduanya hidup sezaman. Peristiwa bencana Sodom-Gomora terjadi 9 bulan sebelum ( nabi ) Ishak ( a.s ) bin Ibrahim lahir.

Rentang waktu dari peristiwa bencana Sodom-Gomora sampai migrasi ( nabi ) Yakub ( a.s ) dan anak cucu keluarganya ( bani Israil ) yang berjumlah 70 orang, dari Kana’an ke Mesir adalah 190 tahun. ( Kej 25:24-26 dan 47:7-9 ). Inilah awal bani Israil tinggal di Mesir, saat itu ( nabi ) Yusuf( a.s ) bin Yakub sudah menjadi gubernur di Mesir.

Rentang waktu dari migrasi bani Israil ke Mesir sampai bani Israil exodus melewati dan membelah laut kembali ke Kana’an yang berjumlah 600.000 jiwa dipimpin nabi Musa a.s adalah 430 tahun. ( Keluaran 12:40-41 dan Galatia 3:17 ). Inilah lamanya bani Israil tinggal di Mesir, kemudian karena ditindas oleh raja Mesir, bani Israil dipimpin oleh Musa meninggalkan Mesir dengan membelah lautan menuju tanah yang dijanjikan, Kana’an.

Rentang waktu dari exodusnya bani Israil pimpinan nabi Musa a.s sampai pembangunan Rumah Tuhan oleh raja Salomo ( nabi Sulaiman a.s ) bertepatan pada tahun ke 4 pemerintahan Salomo adalah 480 tahun. ( l Raja Raja 6:1 ).

Rentang waktu dari pembangunan Rumah Tuhan oleh raja Salomo sampai runtuhnya kerajaan Yehuda/Yerusalem oleh agresi raja Nebukadnedzar ( Babylonia ) adalah 436 tahun. ( l Raja Raja 6:1 dan l Raja Raja 14:21 s.d 2 Raja Raja 25:21 ).

Runtuhnya kerajaan Yerusalem dengan raja terakhirnya Zedekia adalah karena agresi yang dilakukan oleh raja Nebukadnedzar, terjadi pada tahun ke 19 masa pemerintahan Nebukadnedzar, akibat agresi itu raja Zedekia, pejabat dan sebagian besar rakyatnya ditawan dan diangkut ke Babylonia, inilah yang disebut masa pembuangan bani Israil. Peristiwa ini dalam sejarah dunia dicatat pada tahun 586 SM.

Dengan demikian, rentang waktu sejak diciptakannya Adam sampai agresi raja Nebukadnedzar adalah 3582 tahun. Jadi total rentang waktu antara Adam diciptakan sampai tahun 1 Masehi adalah 4168. Tentu saja, umat Kristiani harus mempercayai data dan keterangan ini, angka 4168 tahun antara Adam hingga Yesus, adalah mutlak, silakan keterangan diatas dicocokan dengan Perjanjian Lama. Angka tersebut bukanlah penafsiran dan tidak bisa ditafsirkan lagi, karena angka dan cerita tersebut adalah pasti dan data. Jika angka 4168 tahun tidak dipercayai, sama artinya mengingkari sejarah dalam Perjanjian Lama.

Rentang waktu tsb adalah teramat singkat bagi sejarah perjalanan manusia, ini mengingat bahwa usia adanya manusia sudah jutaan tahun. Manusia modern ( homo sapien ) dengan volume otak seperti sekarang ini adalah Cro Magnon yang fosilnya ditemukan di gua gua Jerman dan Prancis saja usianya 40.000 tahun. Lalu homo sapien yang tahun lalu fosilya ditemukan di Flores NTT Indonesia oleh peneliti Australia sudah berusia 70.000 tahun. Jika menengok lebih kebelakang, ada Homo Erectus Soloensis yang fosilnya ditemukan di Sangiran Sragen Indonesia, usianya sekitar 1 juta tahun. Manusia Homo Erectus Soloensis adalah manusia purba tertua yang sempurna sebagai manusia, dalam artian mereka sudah berbudaya, dapat berburu, membuat api dan membuat perkakas dari batu/tulang. Hewan atau primata mustahil bisa berbudaya !

Perjanjian Lama pun menyiratkan, bahwa sebelum Adam diciptakan sudah ada manusia di planet bumi ( Kejadian 4:14-16 dan 6:4 ). Secara logika pun, bagaimana mungkin manusia bisa mengalami kemunduran baik budaya maupun fysiknya, jika Adam benar manusia pertama, dan diciptakan oleh Tuhan sebagai manusia sempurna, cerdas, berilmu, berbudaya dan beragama, tentu mustahil keturunannya seperti Homo Erectus Soloensis di Sangiran Sragen mengalami kemunduran budaya dan bentuk fysik.

Jadi, kepercayaan bahwa Adam adalah manusia paling pertama yang Tuhan ciptakan di planet bumi, sangat perlu dikoreks dan diperdebatkani, jika masih mempercayai Adam sebagai manusia pertama, maka harus pula mempercayai bahwa Adam diciptakan 4168 tahun sebelum Yesus, padahal usia manusia yang fosilnya ditemukan dibanyak tempat di planet bumi sudah mencapai puluhan ribu hingga ratusan ribu tahun !

Lalu, bagaimana al-Qur’an memandang Adam ? Dalam al-Qur’an, tidak ada keterangan yang tersirat atau tersurat bahwa Adam manusia pertama, dalam artian, tidak ada manusia sebelum Adam. Dalam al-Qur’an hanya disebutkan bahwa Adam adalah nabi/rasul/khalifah ( pemimpin ) yang pertama, tetapi bukan manusia yang pertama. Berbeda dengan Perjanjian Lama, al-Qur’an sama sekali tidak memuat sejarah silsilah keturanan Adam, jadi tidak pernah diketahui dan tidak pernah bisa disimpulkan berapa rentang waktu lamanya sejarah penciptaan Adam.

Bahwa Adam bukan manusia pertama, tersirat dalam kisah di al-Qur’an * Saat Allah akan menciptakan Adam dan Hawa, Allah memberitahukan rencana tsb kepada para malaikat, kata malaikat ” mengapa Engkau ingin menciptakan manusia yang akan saling bermusuhan dan membunuh ?” Jawab Allah, ” Aku lebih mengetahui daripada kalian.” * Jawaban para malaikat menunjukan, bahwa malaikat sudah tahu tabiat manusia, ini berarti ada presedennya, artinya, sebelum Adam, sudah ada manusia manusia di planet bumi.

Apalagi jika melihat beragamnya bentuk fysik manusia, seperti orang Afrika, Eropa, China, Papua, Aborigin, Indian dll, mengisyaratkan bahwa manusia tidak berasal dari sepasang manusia, tetapi Allah menciptakan manusia banyak dibeberapa tempat di muka bumi ini. Jadi, ketika Adam muncul di bumi, di bumi sudah ada manusia manusia di berbagai tempat. Dalam al-Qur’an, Adam tidak diceritakan sebagai manusia pertama, tetapi Adam adalah Nabi/Rasul/Khalifah pertama.

Yang pasti, keyakinan bahwa Adam sebagai manusia pertama, jelas menyalahi fakta sejarah. Logikanya adalah, Adam dan Hawa diciptakan oleh Allah sangat sempurna, sudah berbudaya dan beragama. Lalu bagaimana mungkin sesudah itu muncul manusia manusia purba dengan tingkat budaya yang rendah dan dengan bentuk fysik yang kurang sempurna. Jadi, manusia yang ada sekarang ini, tidak hanya berasal dari sepasang Adam dan Hawa, tetapi juga berasal dari keturunan manusia yang sudah Allah ciptakan sebelum Adam. Golongan darah manusia yang beragam seperti A, B, O dan AB adalah bukti nyata bahwa manusia tidak berasal dari sepasang Adam Hawa !

Yang pasti, keyakinan bahwa Adam dan Hawa BUKAN manusia pertama, TIDAK bertentangan dengan isi kitab al-Qur’an, sebab memang al-Qur’an tidak menyebutkan bahwa Adam adalah manusia pertama di plenet bumi. Entahlah kalau kitab suci lain meyakini Adam dan Hawa sebagai manusia pertama, maka keyakinan tersebut perlu diperdebatkan dengan temuan sejarah dan ilmu pengetahuan !

Lalu, bagaimana dengan teori Darwin ? teori evolusi Charles Darwin adalah sesat dan menyesatkan. Manusia bukan berasal dari primata sejenis kera. Allah menciptakan manusia pertama pun sudah sebagai manusia, hanya saja tingkat kecerdasannya masih minim dan bentuk fysiknya belum sempurna seperti sekarang, lalu mereka berevolusi pemikiran dan bentuk fysik. Tetapi pada awalnya, bukan sebagai primata. Primata dengan manusia pertama jelas berbeda. Primata adalah hewan dan tidak akan pernah berevolusi menjadi manusia. Sedangkan manusia tetap awalnya sudah sebagai manusia, hanya saja kecerdasan dan bentuk fysik manusia pertama belum sebaik manusia sekarang….

Mudah-mudahan artikel ini jadi bahan pemikiran kita semua, untuk kita ditetapkan oleh ALLOH SWT  dijalan yang benar disisiNYA.

( oleh: Dede Suryana, Email: jangdesur@gmail.com Hp: 0818277038 )

Dan bagaimana pendapat anda…………………………

Copyright Pesantren di Tasikmalaya : PESANTREN KHZ MUSTHAFA SUKAMANAH.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve − four =