Lokasi
Pendiri & Penerus
Statistik Web
  • 13913Total visitors:
  • 33Visitors today:
  • 81Visitors yesterday:
  • 821Visitors last week:
  • 3102Visitors per month:
  • 113Visitors per day:
  • 1Visitors currently online:

Renungan Hari Pahlawan

Bingkisan dan sepirit baru Presiden dan para mentri kabinet indonesia bersatu.

Sebuah renungan dan refleksi rakyat jelata yang muak dengan bandit-bandit dan virus kedamaian, ketenangan dan keutuhan NKRI. Bencana, konflik, tawuran, korupsi, pembunuhan dan yang sedang hangat dan menyedihkan yaitu perseteruan atu gesekan yang terjadi dikalangan para penegak hukum bangsa ini, yang sering ditonton sekarang ini di Media, sebagai rakyat jelata saya hanya melongok dan melongok kondisi bangsa yang semakin terpuruk dan memprihatinkan. Disamping banyak disaksikannya anak-anak terlantar dan jerit masyarakat dengan mahalnya bahan pokok. Dalam benak saya berkata: Apa yang bisa saya lakukan dan juga berkata kasihan para pahlawan bangsa yang tulus berjuang untuk kemajuan bangsa karena perjuangan mereka melahirkan kebangkitan bukan menunggu kebangkitan. Kalau kita runtut kembali sejarah fenomenal bangsa Indonesia yang menyisakan detak takjub dan kebanggaan terhadap para pahlawan yang berjuang mati-matian. Dalam upaya mengisi kemerdekaan, berbagai macam cara ditempuh oleh bangsa Indonesia untuk mencapai masyarakat adil dan makmur, seperti telah dicita-citakan dan tercantum dalam Pancasila dan pembukaan Undang-undang dasar 1945. Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk karena terdiri dari bermacam-macam suku, adat istiadat, bahasa, dan agama. Kemajemukan tersebut, disatu sisi menjadi suatu potensi kemungkinan terjadinya konflik, disisi lain bisa menjadi unsur perekat dalam rangka membina persatuan dan kesatuan bangsa. Pejuang dan pahlawan bukanlah mereka yang tergambar mementingkan diri sendiri dan banyak memanfaatkan demi kepentingan pribadi dan menggapai kemenangan. Tapi pejuang dan pahlawan sejati, tak pernah mencuri kemenangan untuk dirinya sendiri. Bahkan mereka tak pernah berfikir menikmati buah perjuangan yang dilakukan. Mereka adalah patriot sejati, sebagaimana yang digambarkan para perintis kemerdekaan. Masalah persatuan dan kesatuan bangsa bukan hanya diperlukan pada saat bangsa Indonesia menghadapi kekuasaan asing saja, melainkan terus diperlukan hingga sekarang, agar kemerdekaan bangsa dan negara yang berhasil dicapai oleh para pendahulu kita tidak digoyah dan hancur di tangan kita. Persatuan dan kesatuan menjadi obat penenang keonaran dan kericuhan kondisi bangsa, sekaligus menjadi harga mati yang harus senantiasa dikedepankan dan dijaga dengan baik. Begitu juga dengan nilai moralitas sebagai pembatas dari perbuatan tidak waras. Tulisan ini hanyalah ungkapan rakyat jelata yang mendambakan sosok orang dan pemimpin yang senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan serta moralitas, bijak dan mau mengorbankan diri untuk bangsa dan bukan sebaliknya. * Penulis adalah peminat masalah sosial dan salah seorang santri pondok pesantren KH Zaenal Musthafa

(Oleh: Edi Bukhori)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × 2 =