Lokasi
Pendiri & Penerus
Statistik Web
  • 56047Total visitors:
  • 36Visitors today:
  • 68Visitors yesterday:
  • 521Visitors last week:
  • 1357Visitors per month:
  • 69Visitors per day:
  • 0Visitors currently online:

Pesantren di Tasikmalaya

’’Sinar” sang inspirator dan motivator lembaran 2010

Mudah-mudahan Allah swt yang maha mencipta dan maha mengatur alam semesta beserta isinya, mengetahui karakter hamba-hambanya, menolong kita menjadi orang yang sanggup mengubah diri, tentunya menuju yang lebih baik.

Untuk mampu berpenampilan baik, ternyata kita membutuhkan cermin agar mengetahui apa yang harus diperbaiki pada wajah ataupun tubuh kita, kendati begitu sebening apapun sang cermin kalau kita tidak pernah mau melakukan sesuatu sesudah menatap diri dicermin tersebut maka sama sekali tidak ada artinya, bahkan orang yang paling malang adalah orang yang marah ke cermin karena yang dlihat itu tidak cocok dengan keinginannya. Continue reading

Lanjutan Jurumiyah BAB VII

Dlomir rafa muttashil pun, terbagi menjadi dua bagian:

─   الضّمير المستتر, adalah:

كُلُّ ضَمِيْرٍ يَتَّصِلُ بِالفِعْلِ وَلا يَظْهَرُ فِى اللَّفْظِ

“Setiap dlomir yang berhubungan dengan kalimat fiil dan tidak tampak berupa lafadz”.

Perinciannya sebagai berikut:

  • Dlomir mustatir di dalam fiil madli perkiraannya adalah هو dan هي, contoh:

الوَلَدُ تَكَاسَلَ       تَقْدِيْرُهُ هُوَ        البِنْتُ تَكَاسَلَتْ            تَقْدِيْرُهُ هِيَ

Continue reading

Kewajiban lisan dan telinga

Lisan atau mulut adalah mediator bagi manusia dalam mencapai maslahat bagi dirinya, yang karenanya Allah subhanahu wata’ala menetapkan kewajiban terhadap lisan untuk tetap melaksanakan atau menggunakan lisan tersebut sesuai dengan perintahNYA, sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala, artinya,

قُولُوا آَمَنَّا بِاللَّهِ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْنَا

“Katakanlah (hai orang-orang mu’min), “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami.” (QS.al-Baqarah:136) Continue reading

Bagaimana anggota badan beriman

Ketika kita menyebut kata iman, maka yang terlintas dalam benak kita adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan i’tiqad, keyakinan dan perkara-perkara yang terkait dengan hati serta masalah ghaib. Memang benar pada dasarnya iman adalah tashdiq atau pembenaran terhadap segala yang diberitakan Al-Qur’an dan As-Sunnah yang shahih termasuk di dalamnya perkara ghaibiyah, namun tentu definisi iman tidaklah berhenti di situ saja. Bahkan iman menuntut adanya amal perbuatan dari anggota badan. Continue reading