Lokasi
Pendiri & Penerus
Statistik Web
  • 107104Total visitors:
  • 18Visitors today:
  • 98Visitors yesterday:
  • 633Visitors last week:
  • 468Visitors per month:
  • 88Visitors per day:
  • 0Visitors currently online:

ِAkhlak

Kurban dan Pesan Terakhir Nabi

Apa yang kita pikirkan ketika kita tengah berkumpul bersama keluarga dan sahabat-sahabat kita saat kita tengah memotong, membakar (membuat sate), dan memakan daging kurban?

Maka ‘bahagia’, itulah jawaban kita. tapi sebatas apa kita mengartikan kebahagiaan ketika itu?

Mungkin hanya sebatas kita bahagia karena bisa berkumpul dan makan bersama mereka orang-orang yang kita cinta.

Padahal sebenarnya, ada makna lain yang lebih pantas kita jadikan sebuah alasan kebahagiaan kita ketika itu. Yaitu sebuah pelajaran yang bisa kembali mengingatkan kita dari kelalaian dalam menyadari bahwa semua rizki dan apa saja yang telah kita makan itu adalah murni pemberian Allah. sehingga denganya kita bisa menemukan makna kebahagian lain dari sebuah rasa syukur yang kita ciptakan. Karena pada akhirnya syukur juga merupakan ungkapan lain bahwa sebenarnya kita berbahagia. Continue reading

Serambi Hati Buat Rasulullah SAW

Selemah apapun kadar keimanan kita, ada satu hal yang tak dapat kita pungkiri bahwa kita semua merindukan dan mencintai rasulullah saw. Meski kerinduan dan kecintaan ini hanya sebatas ada di serambi hati dan di ujung lidah saja. Tapi walaupun begitu, kita juga pernah merasakan marah ketika mendengar rasulullah saw dicaci dan dihina. Kecuali jika di hati kita ini memang tak ada sedikitpun keimanan akan Allah dan Rasul-Nya.

Dan kalau kita pernah rindu, maka pasti pernah terbesit di hati kita untuk bertemu. Ya, bahkan untuk sebuah pertemuan kepada Rasulullah SAW, baik sebelum dan sesudah kehidupan ini.

Mungkin seperti kerinduan seorang rekan saya yang merasa iri dengan para sahabat Rasulullah SAW. karena m Continue reading

Filosofi jempol

Siapa yang tak kenal jempol, saya yakin kita semua mengenalnya. Karena memang masing-masing kita memilikinya, kecuali jika kita termasuk orang yang memiliki keterbatasan secara fisik. Tapi walaupun demikian, kita pasti tetap bisa mengenalinya.Ya, dialah salah satu jari yang memang tampak terlihat tak lebih cantik dari jari-jari yang lainnya. Dia terlihat lebih pendek dan gendut. Dan dia juga terpisah jauh dari semua jari-jari. Tapi walaupun begitu, justru karenanya sebuah genggaman akan terasa lebih kuat dan mengikat. Continue reading

Investasi pahala dimesjid

Masjid berasal dari bahasa Arab sajada yang berarti tempat sujud atau tempat menyembah Allah Swt. Bumi ini adalah masjid bagi kaum muslimin. Setiap muslim boleh melakukan shalat di wilayah manapun di bumi ini; terkecuali di atas kuburan, di tempat yang bernajis, dan di tempat-tempat yang menurut ukuran syariat Islam tidak sesuai untuk dijadikan tempat shalat. Sebagaimana Nabi bersabda Continue reading

Judul Buku : Ulama-ulama Oposan

Pengarang : Subhan SD
Penerbit : Pustaka Hidayah
Halaman : 198

“Anis Matta dalam bukunya yang berjudul “Mencari Pahlawan Indonesia”‘ulama” telah mengalami kekaburan makna, sehingga muncullah istilsh-istilsh baru, seperti ulama panggung, ulama plus, ulama karbitan dan lain-lain. Diakui tau tidak, sebenarnya lahirnya istilah-istilah tersebut menandakan hilangnya nuansa sakral sabda Nabi Saw yang menyatakan ‘‘Ulama adalah peawaris para Nabi”. Continue reading

Kepada lebah, kita belajar tentang cinta

Kepada lebah, Allah pernah memberikan sebuah kepercayaan untuk menjadi contoh bagi hamba-hamba-Nya. Tentang bagaimana mengambil sesuatu yang baik, sehingga dapat menghasilkan sesuatu yang terbaik. “Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia, kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.” (QS. An-Nahl 68-69) Continue reading

’’Sinar” sang inspirator dan motivator lembaran 2010

Mudah-mudahan Allah swt yang maha mencipta dan maha mengatur alam semesta beserta isinya, mengetahui karakter hamba-hambanya, menolong kita menjadi orang yang sanggup mengubah diri, tentunya menuju yang lebih baik.

Untuk mampu berpenampilan baik, ternyata kita membutuhkan cermin agar mengetahui apa yang harus diperbaiki pada wajah ataupun tubuh kita, kendati begitu sebening apapun sang cermin kalau kita tidak pernah mau melakukan sesuatu sesudah menatap diri dicermin tersebut maka sama sekali tidak ada artinya, bahkan orang yang paling malang adalah orang yang marah ke cermin karena yang dlihat itu tidak cocok dengan keinginannya. Continue reading

Kewajiban lisan dan telinga

Lisan atau mulut adalah mediator bagi manusia dalam mencapai maslahat bagi dirinya, yang karenanya Allah subhanahu wata’ala menetapkan kewajiban terhadap lisan untuk tetap melaksanakan atau menggunakan lisan tersebut sesuai dengan perintahNYA, sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala, artinya,

قُولُوا آَمَنَّا بِاللَّهِ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْنَا

“Katakanlah (hai orang-orang mu’min), “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami.” (QS.al-Baqarah:136) Continue reading

Bagaimana anggota badan beriman

Ketika kita menyebut kata iman, maka yang terlintas dalam benak kita adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan i’tiqad, keyakinan dan perkara-perkara yang terkait dengan hati serta masalah ghaib. Memang benar pada dasarnya iman adalah tashdiq atau pembenaran terhadap segala yang diberitakan Al-Qur’an dan As-Sunnah yang shahih termasuk di dalamnya perkara ghaibiyah, namun tentu definisi iman tidaklah berhenti di situ saja. Bahkan iman menuntut adanya amal perbuatan dari anggota badan. Continue reading

Semua ini kulakukan karena aku mencintai kalian

Karawang 6 juli yang lalu, seperti duduk di ujung sebuah permadani hijau terbesar di dunia dan seolah berdiri di gigir pantai samaudra yang tak bertepi. Begitulah kesan yang saya dapati ketika saya memasuki sebuah daerah yang terkenal sebagai pemasok beras terbesar ke Jakarta. Karena konon, kurang lebih 50% beras yang masuk ke Jakarta itu dari hasil produksi sawahnya. Continue reading